Kota
home tentang kami hubungi kami
facebook twitter google plus

facebook facebook
twitter twitter
Homeschooling Kak Seto - Surabaya
Sekolah Homeschooling
Jl. Sidosermo Airdas Kav A-7
Surabaya
Jawa Timur
http://www.akupintar.info/photo/logo_1362633896_logo.gif
031 – 8473116 Fax : 031 – 8491824

Homeschooling Kak Seto - Surabaya

Belajar lebih cerdas, kreatif dan ceria

Jenjang : Homeschooling
Alamat : Jl. Sidosermo Airdas Kav A-7
Surabaya, (031)
Jawa Timur
Telepon : 031 – 8473116 Fax : 031 – 8491824
Email : hsks.surabaya@yahoo.com
Website : homeschoolingkaksetosurabaya.wordpress.com/
print
artikel
Sebagai orangtua yang sedang memilih daycare untuk buah hati, tentu saja Anda ingin menemukan daycare yang terbaik. Kami sudah membuat daftar pertanyaan untuk menilai kualitas daycare. Daftar ini dapat menolong Anda untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat saat menelepon maupun mengadakan kunjungan ke daycare center yang Anda minati. Namun, perlu diperhatikan ...
artikel
Seperti dibahas pada artikel “Tips Menolong Anak Yang Pemalu”,  bahwa pemalu bukanlah sebuah karakter yang permanen tetapi perasaan yang dapat diatasi. Pemalu tidak menghalangi orang untuk mencapai potensi maksimalnya dan mengejar mimpinya. Berikut ini adalah contoh orang-orang yang cenderung pemalu namun berhasil meraih kesuksesan di bidangnya. Tokoh Sejarah: Abraham Lincoln              : Presiden ...
Tentang Lembaga
Kurikulum
Program & Prestasi
Fasilitas
Biaya
Foto
Coba Gratis
Review
Tentang Lembaga

Setiap anak mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Sedapat mungkin setiap anak memperoleh pendidikan yang layak bagi diri mereka.  Namun, dari pengalaman di lapangan menunjukkan banyak anak mendapatkan pengalaman yang kurang menyenangkan selama  bersekolah. Sebut saja, kasus bullying, bentakan dan kekerasan dari guru bahkan pemasungan  kreativitas anak. Pengalaman-pengalaman yang kurang berkesan tersebut menimbulkan phobia terhadap sekolah (school phobia) bagi anak dan orangtua.

Penyeragaman kemampuan dan keterampilan semua anak untuk seluruh bidang turut mematikan  minat dan bakat yang tentunya berbeda-beda, karena setiap anak adalah unik. Lebih jauh lagi, kurikulum yang terlalu padat dan tugas-tugas rumah yang menumpuk membuat kegiatan belajar  menjadi suatu beban bagi sebagian anak.

Surabaya sebagai kota metropolitan kedua setelah Jakarta, memiliki ciri-ciri seperti pada umumnya kotabesar. Yaitu kota perdagangan yang sibuk,kota yang tak pernah tidur, mobilitas penduduk tinggi, tingkat polusi yang tinggi akibat asap pabrik dan kendaraan bermotor.  Hal-hal  tersebut memicu kesulitan belajar bagi anak, Diantaranya banyak anak harus membagi waktu antara belajar dan membantu orang tuanya berdagang. Anak-anak yang sibuk mengembangkan kariernya sebagai artis, atlet atau pemusik. Sehingga membuat mereka sulit menyesuaikan diri dengan jadwal yang padat dan tugas yang menumpuk dari sekolah. Selain itu orangtua yang sering berpindahkotakarena tugas membuat anak harus sering beradaptasi pada lingkungan yang baru. Kondisi lingkungankotayang  polusi menyebabkan banyak anak rentan sakit dan gangguan  kesehatan lain sehingga  tidak masuk sekolah dan  tertinggal pelajaran.

 Melihat kondisi tersebut, maka perlu dicarikan solusi alternatif  bagi anak-anak yang kurang cocok dengan sistem pendidikan formal. Salah satu bentuknya adalah  kegiatan homeschooling. Sekolah rumah atau homeschooling, menurut direktur Pendidikan Masyarakat Departemen  Pendidikan Nasional Ella Yulaelawati, adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur  dan terarah dilakukan oleh orangtua atau keluarga. Proses belajar mengajar homeschooling pun berlangsung dalam suasana kondusif.

 

Homeschooling dan Sekolah Umum

Pada hakekatnya, homeschooling maupun sekolah umum, sama-sama sebagai sarana untuk menghantarkan anak-anak mencapai tujuan pendidikan seperti yang diharapkan. Tapi homeschooling dan sekolah memiliki perbedaan.

Sistem sekolah, tanggung jawab pendidikan anak didelegasikan orangtua kepada guru dan pengelola sekolah. Sistem terstandarisasi untuk memenuhi kebutuhan anak secara umum. Jadwal belajar seragam untuk seluruh siswa, pengaturan dan penentuan kurikulum dan materi pengajaran terpusat.

Pada homeschooling, tanggung jawab pendidikan anak sepenuhnya berada di tangan orangtua. Sistem disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga, jadwal belajar fleksibel, tergantung kesepakatan anak dan orangtua, materi belajar dan kurikulum ditentukan oleh orangtua. Orangtua dapat  mengembangkan potensi-potensi intelegensi yang dimiliki anak karena potensi setiap anak berbeda  dan unik.

Home Schooling Kak Seto

Dari sekian banyak homeschooling yang ada di Indonesia, salah satunya Home Schooling Kak Seto (HSKS) menawarkan konsep yang berbeda. Dengan mengusung Brand Image Kak Seto sebagai psikolog, tokoh Nasional  yang peduli Anak dan pendidikan, serta icon homeschooling dan pendidikan alternatif. HSKS adalah sekolah alternatif yang menempatkan anak-anak sebagai subyek  dengan pendekatan secara ”at home” atau di rumah. Sehingga anak-anak merasa nyaman belajar, karena mereka mereka dapat belajar apapun sesuai dengan keinginannya dengan jam belajar yang  fleksibel: mulai dari bangun tidur sampai berangkat tidur lagi.

Jenjang pendidikan pada HSKS mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.  Pada tingkat SD terdiri dari kelas I sampai kelas VI, pada tingkat SMP terdiri dari kelas VII sampai  kelas IX sedangkan tingkat SMA terdiri dari kelas X sampai kelas XII.

 Homeschooling Kak Seto (HSKS) dilaksanakan berdasarkan filosofi sederhana “belajar dapat dilakukan kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja”.  Visi HSKS adalah sebagai salah satu institusi pendidikan anak yang unggul dan menyediakan  program pendidikan bagi anak agar memiliki keterampilan, life skill, dan karakter yang kokoh  sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

LEGALITAS  Ijazah

Undang-undang no. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengakomodasi  homeschooling sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, homeschooling berada di bawah naungan Direktorat Pendidikan Kesetaraan,  Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Departemen Pendidikan Nasional RI. Siswa yang  memilih homeschooling akan memperoleh ijazah kesetaraan yang dikeluarkan oleh KEMENDIKNAS,  yaitu: Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA.  Ijazah ini dapat digunakan  untuk meneruskan pendidikan ke sekolah formal yang lebih tinggi, bahkan ke sekolah-sekolah luar  negeri sekalipun.

 

 

Kurikulum

Kurikulum

Homeschooling Kak Seto mengacu kepada peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun  2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Selain itu kurikulum yang diterapkan adalah  kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang disusun oleh Homeschooling Kak Seto. Dalam  kegiatan tutorial kedua acuan tersebut disusun dan disampaikan dengan metode Homeschooling Kak  Seto sehingga dirasakan berbeda dengan sekolah formal, agar  peserta dapat mengikuti proses  pembelajaran dengan menyenangkan.

Proses Pembelajaran

Komunitas

Merupakan proses pembelajaran dimana siswa dikumpulkan di sebuah kelas untuk  belajar sambil bersosialisasi dengan teman-temannya. Dalam komunitas jadwal belajar siswa   ditentukan oleh HSKS Surabaya.

Distance Learning

Merupakan proses pembelajaran dimana siswa belajar di rumah menggunakan modul  dan orangtua yang berperan besar sebagai pendidiknya. Dalam Distance Learning jadwal belajar  disusun sesuai kesepakatan antara siswa dan orang tua. Orangtua dapat menambah tutor dari HSKS  atau pihak lain jika diperlukan.

Program & Prestasi

Kegiatan

Kegiatan di Homeschooling Kak Seto (HSKS) terbagi atas 2 kegiatan yaitu :

A.   Kegiatan yang berhubungan dengan proses pembelajaran siswa  (homeschooler) dimana kegiatan tersebut membantu  proses belajar siswa menjadi menyenangkan  seperti :

1. Games

Merupakan kegiatan yang dilakukan pada awal pembelajaran. Tujuannya untuk mengkondisikan siswa agar lebih siap dan tenang dalam belajar. Dalam kegiatan ini tutor memberikan  games atau permainan yang dapat merangsang kemampuan motorik, analisis, teamwork, berpikir  kritis dan kreatif.

2.  Inspiring Story

Adalah kegiatan yang dilakukan sebelum pembelajaran bergantian dengan games.  Tutor maupun homeschooler akan memceritakan kisah-kisah yang dapat memotivasi dan menginspirasi. Bisa berupa pengalaman Tutor atau siswa (sharing) juga pengalaman tokoh-tokoh sukses di Indonesia atau manca negara.

3.  Project Class

Merupakan salah satu kegiatan dan metode belajar yang memadukan kemampuan motorik kasar dan halus homeschooler dengan  kemampuan logika dan analisisnya.  Siswa mempraktekkan teori untuk menghasilkan karya yang berguna atau melakukan percobaan-percobaan ilmiah. Kegiatan  disesuaikan dengan tingkatan kelas siswa (SD, SMP, SMA).

4.  Distance Learning (DL) Gathering

Merupakan kegiatan yang melibatkan seluruh homeschooler (siswa) yang memilih program  Distance Learning. Kegiatan ini dilakukan dua kali dalam satu semester. Dengan Distance Learning  Gathering ini homeschooler dapat mengenal dan bersosialisasi dengan sesama teman homeschooler  serta tidak hanya belajar di rumah.

5.  Nonton Bareng

Kegiatan pembelajaran dengan menonton pertunjukan film, teater, konser musik,  drama modern dan tradisional  yang sesuai dengan usia dan perkembangan homeschooler.

6.  Outing  (field trip)

Outing merupakan proses pembelajaran dimana homeschooler belajar di luar kelas baik berupa  kunjungan ke tempat terbuka maupun tertutup yang memiliki nilai edukasi yang baik, seperti:   musium, perpustakaan, pusat seni/ketrampilan, industri manufacturing, kebun satwa, kebun flora,  hutan lindung dll. Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali.

7. Ekstrakurikuler

Kegiatan ini meliputi kegiatan olah fisik / olahraga dan kegiatan dibidang seni sesuai  dengan minat dan bakat siswa seperti seni musik, olah vokal, seni lukis, tari dan menulis / journalis.

B. Kegiatan yang berhubungan dengan orangtua wali murid :

Parent’s Meeting

Kegiatan ini dilakukan dua kali dalam satu semester dimana orangtua/ wali murid akan memperoleh laporan perkembangan putra/ putrinya dari pihak sekolah. Kegiatan berupa seminar,  konseling dan pembagian hasil kegiatan belajar putra/putrinya.

Bimbingan Konseling

Adalah salah satu bentuk pelayanan kepada homeschooler dan orangtua berkaitan dengan kondisi psikologis maupun sosial yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini  meliputi pemberian materi di kelas, pemberian motivasi belajar, konsultasi pribadi dan diskusi  kelompok dengan orangtua dan homeschooler.

Lembaga Pedidikan Nurul Izza, sebagai  pemerhati dan praktisi pendidikan bekerjasama dengan Dr. Seto Mulyadi mendirikan Homeschooling  Kak Seto (HSKS) di Surabaya. 

Fasilitas

Data belum lengkap.

Untuk Anda pengelola, silhakan login lembaga untuk melengkapi profil dari usaha Anda atau
registrasi bagi Anda yang baru pertama kali.

Biaya

Data belum lengkap.

Untuk Anda pengelola, silhakan login lembaga untuk melengkapi profil dari usaha Anda atau
registrasi bagi Anda yang baru pertama kali.

Foto
#|#|#|||0
Coba Gratis
Review Lembaga

Kirim Review

Silakan login untuk mengirimkan review.
backKEMBALI
Perlengkapan Sekolah
Pengembangan Guru
Peluang Usaha