Kota
home tentang kami hubungi kami
facebook twitter google plus youtube

facebook facebook
twitter twitter
LOGIN ANGGOTA
Email
Password
  lupa password?
Pendaftaran
Sekolah/Kursus/Daycare
GRATIS!
Jika Anda ingin mendaftarkan sekolah/kursus/daycare ke AkuPintar.info,
silakan klik tombol di bawah ini:

artikel icon   ARTIKEL

Apa Sih Homeschooling Itu?

 

homeschool

Hari-hari ini sering sekali ya kita mendengar tentang "Homeschooling". Sebenarnya apa sih homeschooling itu?

Yuk, kita belajar sedikit tentang homeschooling...

Sebenarnya tidak ada sebuah definisi yang baku untuk homeschooling, karena begitu banyaknya keragaman dalam pengimplementasian homeschooling di seluruh dunia. Tetapi secara sederhana dapat dikatakan bahwa homeschooling adalah suatu pendekatan pendidikan dimana orangtua menjadi penanggungjawab utama pendidikan anak-anak mereka dengan menjadikan rumah sebagai basis  belajar mereka. Di Indonesia pendekatan ini kemudian lebih dikenal dengan nama “sekolah rumah”, sebuah istilah yang secara resmi sudah digunakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.

Pada prakteknya ada banyak sekali pendekatan homeschooling yang diterapkan oleh keluarga-keluarga homeschooling di seluruh dunia, mulai dari cara belajar yang sama persis seperti sekolah tetapi dilakukan di rumah dan diajar oleh orangtua yang disebut “school at-home”, sampai ke “deschooling” dimana orangtua menolak untuk menerapkan cara-cara belajar seperti sekolah dan memilih pendekatan yang sama sekali berbeda dengan sekolah. Diantara kedua ekstrim tersebut ada juga pendekatan Classical, Unit Studies, Charlotte Mason, Waldorf, Montessori dan Eclectic.

Keragaman pendekatan-pendekatan tersebut terjadi salah satunya adalah sebagai akibat dari beragamnya juga alasan-alasan yang mendasari orangtua untuk melakukan homeschooling, yaitu antara lain:

  • Kedekatan hubungan yang terus menerus antara orangtua dan anak yang sudah terbangun sejak anak lahir.
  • Kekuatiran tentang keamanan sekolah .
  • Kekuatiran tentang pengaruh buruk teman-teman sebaya dan lingkungan yang semakin bebas.
  • Keinginan untuk lebih dapat mengajarkan nilai-nilai karakter, moral dan agama yang sesuai dengan mereka.
  • Keinginan untuk lebih dapat mengarahkan anak ke jalur pendidikan tinggi ataupun profesi dengan lebih akurat.
  • Tinggal ditempat dimana tidak ada sekolah yang memadai.
  • Seringnya bepergian.
  • Kebutuhan khusus anak seperti (ADHD, ADD, Down Syndrome, Autism,Tuna Rungu, dll)
  • Keinginan akan kebebasan dan fleksibilitas keluarga.
  • Memiliki anak jenius atau anak dengan keahlian menonjol  (atlet).
  • Anak sudah menjadi public figure (artis, penyanyi).

Para praktisi homeschooling selalu menekankan bahwa tidak ada cara yang paling benar untuk melakukan homeschooling, tetapi semua tergantung kepada kebutuhan, kemampuan dan pilihan masing-masing sehingga keluarga dapat menyediakan homeschooling yang paling cocok untuk mereka.  Inilah yang membuat homeschooling sebagai pendekatan pendidikan yang sangat unik karena adanya kebebasan, otoritas, kemampuan untuk mengambil keputusan tentang  hal-hal penting apa saja yang berharga untuk dilakukan dan diperjuangkan dalam kehidupan orangtua dan anak-anak mereka. Homeschooling memungkinkan kita untuk mengikuti dan memfasilitasi gairah terbesar orangtua dan anak tanpa harus dibatasi oleh suatu sistem sekolah yang sudah baku.  Sejarah membuktikan bahwa homeschooling adalah sebuah pilihan dan keputusan yang merubah hidup yang jarang sekali disesali oleh keluarga-keluarga yang sudah menjalaninya.

 

 

Perlengkapan Sekolah
Pengembangan Guru
Peluang Usaha